PRAKTIK BAIK MASYARAKAT
DALAM MERAWAT ALAM
Artikel : Yudi Kurniawan, S.Pd
Masyarakat dan lingkungan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Keduanya memiliki ketergantungan satu sama lain. Masyarakat tanpa lingkungan sangat lah tidak berarti, karena masyarakat bisa hidup karena adanya lingkungan. Jadi keberadaan lingkungan sangat dibutuhkan oleh masyarakat. Masyarakat dapat beradaptasi dengan lingkungan untuk mempertahankan hidupnya. Masyarakat dapat memanfaatkan alam atau lingkungan untuk mencukupi berbagai kebutuhan.
Sejarah membuktikan, bahwa sejak Nabi Adam diturunkan dari surga ke bumi, Nabi Adam adalah Nabi pertama atau khalifah Allah pertama di bumi. Sejak diturunkan ke bumi, Nabi Adam sudah mendapat kesulitan dan tantangan seperti mencari makan, melindungi diri dari cuaca pada waktu itu. Maka Nabi Adam telah berusaha untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan baru yakni bumi, dengan melakukan aktivitas seperti Bercocok tanam, beternak, sampai pada membuat rumah. Ini memberi pelajaran kepada kita semua, bahwa kehidupan manusia tidak lepas dari kehidupan alam yang masing-masing bisa memberi manfaat untuk kelangsungan hidupnya.
Definisi alam
itu sendiri adalah segala sesuatu yang ada disekitar kita yang dapat dilihat
atuapun tidak bisa dilihat, yang hidup maupun yang mati, yang ada dibumi
ataupun di luar bumi. Alam merupakan
gabungan dari komponen-komponen seperti
komponen fisik terdiri dari bumi, yakni Planet tempat kita tinggal, termasuk daratan,
pegunungan, lembah, dan lainnya. Atmosfer, Iklim, dan Cuaca meliputi lapisan
udara yang menyelimuti Bumi, serta kondisi cuaca yang selalu berubah. Air
meliputi air tawar (danau, sungai) dan air
asin (laut, samudra). Bahan dan Energi: Segala bentuk materi dan energi yang ada di alam semesta, termasuk materi
organik dan anorganik.
2. Komponen Hayati (Biotik):
·
Ekosistem: Interaksi antara
makhluk hidup dengan lingkungannya.
·
Flora: Berbagai jenis
tumbuhan yang hidup di Bumi.
·
Fauna: Berbagai jenis hewan
yang hidup di Bumi.
· Manusia: Makhluk
hidup yang juga merupakan bagian dari alam dan memiliki peran penting dalam
interaksi dengan lingkungan.
3. Lingkungan Hidup:
· Lingkungan
Darat:
Terdiri dari berbagai bentuk lahan seperti
hutan, gunung, padang rumput, dan lain-lain.
· Lingkungan
Air:
Terdiri dari
perairan tawar (sungai, danau) dan perairan asin (laut, samudra).
4. Alam Semesta:
·
Meliputi semua ruang, materi,
energi, dan waktu, termasuk semua benda langit seperti planet, bintang, dan
galaksi.
Alam memiliki
sumber daya yang bisa digali, diambil dan dimanfaatkan oleh masyarakat untuk
meningkatkan kualitas hidupnya, agar bisa meneruskan kehidupannya di alam dunia
ini. Pemanfaatan alam oleh masyarakat
secara luas, tentunya tidak serta merta dapat mengefloitasi berbagai sumber
daya yang ada dilingkungannya secara bebas.
Masyarakat harus lebi peka terhadap alam dimana ia tinggali, karena hal
ini menyangkut pada kesinambungan dan keselamatan dari masyarakat itu sendiri
yang ada di lingkungan. Jika pemanfaatan
sumber daya tidak mengindahkan kondisi lingkungan sendiri, maka jelas akan
berdampak pada terjadinya bencana yang akan melanda dan justru akan merugikan
masyaakat itu sendiri. Maka dari itu
penting bagi masyarakat untuk selalu mewaspadai berbagai rencana yang dibuat
oleh fihak-fihak tertentu dengan dalih menciptakan lingkungan kerja baru.
Masyarakat harus
lebih selektif terhadap berbagai upaya yang berkedok meningkatkan kesejahteraan
masyarakat dengan mendongkrak perekonomian yang ada di lingkungan
tersebut. Bujuk rayu oleh fihak tertentu
memang kerap jadi senjata andalan bagi terwujudnya keinginan kelompok saja
tanpa memperhatikan kepentingan lingkungan yang lebih luas. Kelompok hanya menginginkan keuntungan semata
untuk memperkaya dirinya sendiri, dengan mengenyampikan kepentingan masyarakat
sekitar secara luas. Dan hal ini bisa
berakibat terjadinya kepincangan dalam hal pengelolaan lingkungan sekitar.
Sudah saatnya
masyarakat memiliki kesadaran penuh akan pentingnya memelihara lingkungan
sekitar, agar lingkungan yang menjadi tempat tinggalnya tetap terjaga dan jauh
dari keruksakan yang bisa mengakibatkan bencana bagi lingkungannya. Masyarakat harus lebih peduli dalam
memanfaatkan lingkungan untuk dijadikan sahabat yang saling memiliki
ketergantungan antar keduanya.
Lingkungan alam yang baik merupakan tanda keharmonisan antara masyarakat
yang memanfaatkan segala sumber daya yang ada di lingkungan. Masyarakat bisa menggunakan alam sekitar
dengan penuh kearifan, agar alam tetap berlangsung secara berkesinambungan
antara generasi ke generasi. Alam akan
terus bisa dimanfaatkan oleh setiap generasi jika pengelolaan sekarang
dilakukan dengan bijak.
Pemanfaatan alam
sekitar secara baik pun menjadi bukti, adanya kreatifitas yang dilakukan
masyarakat dalam memperoleh segala hasil yang dicapainya untuk memenuhi hidupnya
setiap hari. Alam dapat dimanfaatkan
secara peroarangan maupun kelompok yang bertujuan untuk memelihara
keberlangsungan dari alam sendiri.
Kegiatan-kegiatan dalam pemanfaatan alam bisa dilakukan masyarakat
dengan berbagai hal seperti di bidang pertanian, perkebunan, perikanan,
peternakan juga kegiatan lainnya yang mengarah pada pelestarian alam secara
aktif.
Masyarakat bisa
merawat alam ini dengan berbagai aktivitas pengelolaan yang sifatnya tidak
merusak, namun lebih kepada pemanfaatan yang memiliki nilai produktif bagi
kehidupan masyarakat itu sendiri.
Sebagai contoh di bidang pertanian masyarakat bisa mengembangkan tanah
pertanian dengan berbagai cara, agar hasil yang didapat lebih meningkat. Ini bisa dilakukan dengan mengundang naras sumber
(penyuluh pertanian) yang ahli dibidangnya untuk melakukan penelitian tentang
jenis bibit unggul yang cocok ditanam sesuai dengan zat hara dikandungnya dalam
tanah. Hal ini juga bisa ditunjang
dengan tata irigasi yang baik, sehingga benar-benar keberadaaannya dapat
dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat dan masyarakat memiliki rasa keadilan
dalam menggunakannya. Penyediaan jalan juga menjadi salah satu pendukung dalam
memperlancar arus transportasi untuk pengiriman berbagai hasil pertanian
masyarakat.
Masyarakat juga
dapat memanfaatkan lahan-lahan yang kosong, yang dianggap kurang produktif
untuk ditanami dengan berbagai macam jenis pohon atau tanaman yang memiliki
nilai guna bagi kehidupan masyarakat itu sendiri. Kegiatan ini dapat dilakukan minimal di
lingkungan sendiri yang dekat dengan rumah dengan menanam macam-macam tumbuhan
baik apotek hidup maupun warung hidup yang tujuannya dapat memenuhi kebutuhan
sehari-hari. Selain itu juga pengaruh
dari kegiatan ini tentunya dapat masyarakat rasakan yakni udara yang ada di
sekitar lingkungan menjadi lebih segar, nyaman dan terhindar dari polusi
udara. Kegiatan lain yang lebih luas,
masyarakat bisa memanfaatkan lahan-lahan di pegunungan atau perbukitan untuk
ditanami berbagai macam pohon-pohon keras.
Selain untuk mendukung reboisasi dan paru-paru dunia, maka hasil nya
dapat dimanfaatkan untuk membangun rumah atau dijual kepada masyarakat lain yang
membutuhkan. Kegiatan lain yang lebih sederhana yang bisa dilakukan oleh
masyarakat dalam rangka merawat alam ini, yakni membiasakan mengelola sampah
secara baik. Masyarakat memiliki kesadaran tinggi tidak membuang sampah secara
sembarangan, namun bisa memanfaatkan sampah seefektip mungkin, yaitu dengan
memilah sampah kering dan sampah basah dan akhirnya bisa mengelola sampah
menjadi sesuatu hal yang bernilai guna.
Masyarakat bisa mengelola sampah dengan berbagai macam cara seperti
membuat kompos, membuat aneka barang kerajinan, mendaur ulang untuk keperluan
ATK dan lain-lain. Semua dapat dilakukan
masyarakat dalam rangka mewujudkan pemanfaatan alam lingkungan sekaligus
merawat alam agar kehidupan ke depan
tetap terjaga.
