" HUT PRAMUKA KE-65 KOBARKAN SEMANGAT PRAMUKA DALAM MENGISI KEMERDEKAAN”

 

    Mekdi, News2026 

Hari Jumat tanggal 14 Agustus 2026 merupakan hari istimewa tidak hanya bagi adik-adik pramuka di SD Negeri 1 Mekarjadi tapi juga bagi adik-adik di seluruh Indonesia, karena hari itu hari dimana dilahirkannya sebuah organisasi yang bernama pramuka.  Tahun 1961 adalah cikal bakal dari berdirinya organisasi yang dinamakan pramuka. 

Berawal dari sejarah dunia bahwa berdirinya pramuka berasal dari seorang tentara Inggris yang memiliki pemikiran tentang petualangannya di alam terbuka, yang tentunya memiliki nilai manfaat tidak hanya bagi dirinya tapi juga, dapat memberikan kontribusi bagi lingkungan alam sekitar.  Maka dari sejak itulah seorang tentara tersebut merasa terdorong untuk menghimpun sebuah perkumpulan yang anggotanya terdiri dari anak-anak muda yang memiliki semangat yang sama dalam kondisi tertentu untuk dapat mencapai  sebuah tujuan bersama. 

Seiring berjalannya waktu dengan lahirnya perkumpulan atau organisasi baru di dunia dalam hal pembinaan mental kaum muda memberikan pengaruh positif terhadap kaum muda yang ada di Indonesia, yakni  telah memunculkan semangat baru bagi kaum muda-muda untuk turut berkiprah dalam memperjuangkan dan melanjutkan perjuangan sebelum dan atau pasca kemerdekaan Indonesia.  Gerakan atau organisasi itu telah membakar keinginan kaum muda Indonesia untuk melepaskan belenggu penjajah yang kejam.

Tepatnya tanggal 14 Agustus 1961 melalui Presiden Sukarno, secara resmi telah melantik keberadaan pramuka sebagai sebuah orgnisasi yang  ada di Indonesia. Salah satu alasan diakuinya pramuka sebagai suatu organisasi sah di Indonesia, karena  pramuka pada waktu telah dianggap penting sebagai suatu organisasi yang mewadahi kaum muda untuk turut serta memperjuangkan kemerdekaan melalui gerakan kepanduannya. Dukungan terhadap pencapaian kemerdekaan Indonesia telah ditunjukkan dengan banyak berdirinya organisasi kepanduan, baik yang bersifat nasional maupun keagamaan, seperti Nationale Padvinders Organisatie (NPO), Hizbul Wathan, dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO). 

Semua gerakan kepanduan itu betujuan untuk melatih kedisplinan dan memupuk nasionalisme kaum muda dalam mencapai kemerdekaan, yang pada waktu itu negara kita berada dibawah cengkraman kaum penjajah Belanda.  Kemunculan kaum muda dalam organisasi kepramukan telah terbukti menjadi kekuatan bagi bangkitnya semangat untuk bersatu dalam merebut kemerdekaan.  Sehingga dengan persatuan dan kesatuan yang telah terbina,  bangsa Indonesia telah mampu menjadi bangsa yang merdeka.  Pramuka telah menunjukkan andil besar terhadap langkah-langkah yang dicapai pemerintah dalam  hal meraih kemerdekaan secara hakiki.

Seyogyanya semangat perjuangan yang ditorehkan oleh kaum muda terdahulu melalui gerakan kepanduan dalam merebut kemerdekan, bisa menjadi contoh dan sekaligus melanjutkannya sesuai dengan kondisi sekarang yang sedang kita alami.  Dulu mereka berjuang mengangkat senjata melawan penjajah, memeras keringat, harta jiwa dikorbankan, menumpahkan segala kemampuan untuk kebebasan negeri ini, maka di zaman sekarang teruslah berupaya menumbuhkan semangat dalam mencari ilmu, memerangi segala bentuk keburukan yang akan merusak masa depan kita, memiliki jiwa patriotisme dan peduli terhadap lingkungan sekitar. 

Sebagai bagian dari keluarga besar pramuka, tentunya nilai-nilai yang disebutkan diatas sudah terangkum dalam dasa darma yang dianggap sebagai pedoman hidup untuk mengatur anggotanya dalam bersosialisasi dengan lainnya.  Isi yang tercantum dari dasa darma itu merupakan pesan moral yang harus dijungjung tinggi oleh setiap anggota pramuka.  Maka sebagai anggota pramuka yang sejati, dasa darma secara pasti akan mampu membawa dirinya untuk berkontribusi terhadap pembangunan bangsa sekarang ini.  Dasa darma tidak hanya hafal dalam ucapan, tapi harus mampu  diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, agar marwah kepramukaan  benar-benar tertanam pada diri kita masing-masing.  Dasa darma merupakan pelajaran yang sangat berharga dalam organisasi pramuka, karena didalamnya telah memuat berbagai ilmu tentang kehidupan yang seharusnya jadi aturan bagi setiap orang. 

Seorang anggota pramuka tidak hanya pandai berteman dengan alam, bisa beradaptasi dengan lingkungan, mendirikan tenda, mampu bermain  morse, atau membuat peta jalan, namun yang lebih penting anggota pramuka itu harus memiliki karakter yang unggul contohnya berteman dengan siapapun, bisa menghargai, menghormat, saling menyayangi, saling bantu  dengan teman yang mendapat kesusahan, saling tolong menolong, menjauhi perundungan, menghindari sikap saling bermusuhan.  Sikap-sikap ini harus menjadi bagian penting untuk diterapkan dalam pergaulan sehari-hari, sehingga keharmonisan hubungan kita dengan sesama teman tetap akan terjaga, karena nilai-nilai kebaikan dalam pramuka selalu tertanam dan sudah mendarah daging pada pola kehidupannya.  Jika kita semua selalu menjungjung tinggi sikap-sikap kebaikan dalam pramuka, maka cita-cita luhur yang menjadi pedoman hidup itu bisa diwujudkan dan tidak akan luntur karena pengaruh zaman.BravoprmamukaIndonesia.@yud2026

Popular posts from this blog