Bulan di ufuk timur sudah tak Nampak lagi, suasana akhir Ramadhan semakin terasa sebentar lagi akan meninggalkan kita dalam satu tahun terakhir.  Seyogyanya suasana lebaran tetap menyatu dalam kehidupan kita.  Ramadhan dalam satu bulan yang selalu Bersama dengan kita memberikan makna yang mendalam tentang pembentukan nilai religious kita terhadap setiap amalan yang kita kerjakan. Dengan shaum kita dilatih untuk melakukan amalan-amalan yang benar-benar memilki nilai pahala yang berlipat ganda.  Setiap gerak langkah yang kita lakukan tak lepas dari nilai ibadah. Dari mulai kita shaur sampai datangnya buka puasa.  Semua telah dicatat sebagai amalan ibadah yang sempurna, jika dilakukan dengan penuh keikhlasan.  Ikhlas dalam arti menjauhi segala amalan yang bisa membatalkan puasa.

 Ibadah puasa itu adalah ibadah yang mengutamakan kejujuran yang dilakukan oleh seseorang, karena puasa yang kita lakukan hanya diri kita dan Allah SWT yang tahu, sedangkan orang lain tidak mungkin tahu.  Hal ini dibuktikan oleh tindakan kita yang mungkin berpura-pura kita puasa padahal hati kecil kita tidak.  Makan minum bisa bersembunyi tanpa terlihat orang lain, sedangkan bilang ke orang dirinya sama-sama sedang berpuasa.  Belum lagi perbuatan-perbuatan lain yang mungkin lepas dari penglihatan orang lain seperti menuruti hawa nafsu, padahal dirinya sudah terjerumus pada hal-hal yang membatalkan puasa.  Semua ini dilakukan hanya suka-suka saja, tanpa memikirkan dosa yang akan dipikul kelak nanti. Kalau dilihat dari praktek-praktek ibadah di bulan ramadhan, amalan mana yang cenderung tidak diperhitungkan sebagai nilai pahala bagi kita, sepanjang pelaksanaannya dilakukan dengan benar sesuai syariat yang diperintahkan oleh rosul kita.

              Ibadah puasa sebenarnya sudah ada sejak nabi-nabi sebelumnya yang pelaksanaanya mungkin berbeda dengan yang dilaksanakan oleh kita lakukan sekarang.  Namun puasa yang diajarkan oleh nabi-nabi kita sebelum dan nabi terakhir kita nabi muhammad mengajarkan kita akan pentingnya puasa yang harus dilakukan oleh kita yakni mengharap keridloan dari Allah SWT. 

 

 

Sehingga tak heran jika kita menginginkan bulan Ramadhan


Popular posts from this blog