UNGGUN
API DALAM KEGATAN PORJUSA TELAH MEMBAKAR SEMANGAT
ANGGOTA
PRAMUKA PENGGALANG SD NEGERI 1 MEKARJADI
News, Mekdi 2026
Kebutuhan
anak dalam belajar tidak hanya terpaku
pada ruang tertutup di dalam kelas dengan berinteraksi secara terbatas bersama
guru, teman sekelas atau benda-benda yang lain yang ada dalam kelas. Namun anak juga membutuhkan ruang eksperesi
secara luas di luar kelas seperti di alam terbuka. Anak membutuhkan suatu wahana atau tempat
untuk mengungkapkan keinginannya, kemampuannya dalam hal yang ia miliki,
bahkan dilihat secara psikis, anak pun
membutuhkan sarana untuk hiburan, menghilangkan kepengatan, rasa bosan selama ia berada diruang tertutup dalam hal
belajar. Oleh karena itu sangat penting
bagi seorang pendidik untuk mengetahui suasana hati yang dialami anak. Banyak
cara yang bisa dilakukan, agar anak memiliki semangat, ada keceriaan dalam
belajar, tampak senang, sehingga anak akan mampu menyerap setiap materi
pembelajaran yang berikan dengan mudah tanpa adanya beban psyikologis.
Secara umum anak akan
lebih suka menghabiskan waktunya untuk kegiatan bermain. Mereka akan lebih focus terhadap sesuatu yang
disukainya tanpa mengenal waktu. Anak
akan cenderung lebih mudah menyerap segala ilmunya ketika anak dibawa ke alam
terbuka dan dengan sendirinya kemampuan memahami akan semakin bertambah dari
apa yang dilihat, dirasakan dan dialami, ketika berada di luar. Semua akan menjadi catatan bagi dirinya bahwa
seuatu yang dipelajarinya benar-benar menjadi bagian hidupnya untuk selalu
diterapkan. Ini mungkin menjadi
pelajaran yang sangat berharga bagi anak untuk menemukan segala kemampuannya
yang akan dijadikan bekal bagi kehidupan ke depan.
Berbicara tentang
bagaimana cara untuk memaksimalkan anak dengan kemampuanya sendiri baik dari
segi ilmu ataupun keterampilannya, maka pramuka adalah sebuah sarana bagi anak
untuk memberikan kebebasan dalam hal mengembangkan segala potensinya yang dimiliki
untuk menjadi lebih berkembang, tidak hanya secara teori tapi yang lebih
penting praktek penerepannya dalam kehidupan sehari-hari. Pramuka telah dianggap mampu menjawab segala kondisi,
yang dianggap menjadi penyebab dari menurunnya motivasi belajar bagi anak,
sehingga pramuka hadir sebagai salah satu solusi yang memberikan suasana hati
anak menjadi lebih fresh, bahagia, menyenangkan. Karena pramuka telah membuktikan keberadaanya
dengan berbagai kegiatannya yang mengarah pada sesuatu yang diinginkan oleh
anak. Kegiatan pramuka lebih banyak
menyajikan suasana bermain, berhubungan dengan alam terbuka, bersosialisasi
dengan masyarakat, berimajinasi secara bebas.
Semua kegiatan tersebut, menjadi dambaan bagi anak yang dianggap sebagai
penyemangat dalam belajar khususnya di sekolah.
Maka dari itu sekolah memiliki peran yang sangat penting dalam menjawab
situasi tersebut.
Melalui program pramuka yang sudah ditetapkan
di SDN 1 Mekarjadi dalam tahun pelajaran 2025/2026, maka pangkalan SD Negeri 1
Mekarjadi telah mengadakan Porjusa pada hari Jumat tanggal 6-7 Pebruari
2026. Kegiatan porjusa ini diadakan
selama 2 hari dengan mengambil tema Pramuka ceria, karakter mulia.” Tujuan dari kegiatan porjusa ini terdiri dari
:
1.
Tujuan Umum
- Membentuk karakter peserta
didik yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab melalui kegiatan
kepramukaan.
- Mengembangkan potensi siswa di
bidang olahraga, seni, dan keterampilan pramuka.
- Menumbuhkan semangat
persaudaraan, kebersamaan, dan sportivitas antar anggota pramuka.
2.
Tujuan Khusus
- Melatih keberanian dan percaya
diri siswa dalam mengikuti perlombaan.
- Meningkatkan keterampilan
kepramukaan seperti PBB, sandi, tali-temali, pionering, dan semaphore.
- Menanamkan nilai Dasa Dharma
dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari.
- Membiasakan siswa hidup sehat,
aktif, dan berjiwa kompetitif secara positif.
Acara pembukaan porjusa telah dimulai pukul 13.00 bertempat
dihalaman SD Negeri 1 Mekarjadi yang dihadiri oleh kak mabigus dan kakak-kakak
Pembina gugus depan SD Negeri 1 Mekarjadi.
Dalam amanatnya kak mabigus menyampaikan sesuai dengan tema yang diambil,
bahwa pramuka adalah tempat bagi kalian untuk bermain dan belajar tentang
banyak hal dengan suasana gembira. Hari
ini adalah awal kegiatan yang harus kalian lalui, lakukanlah dengan penuh
semangat, penuh keceriaan bahwa di tempat ini, di jam ini kalian semua sudah
menorehkan sejarah menjadi anak yang memiliki tujuan mulia selama hidupmu,
manfaatkan momen ini menjadi momen yang berharga. Karena masih ada diantara teman kalian yang
tidak bisa ikut dengan berbagai alasan yang tidak begitu jelas, karena menghindar
dari kegiatan ini. Kalian semua yang
hadir disini, kakak sangat mengafresiasi terhadap semangat kalian untuk
bersama-sama mengikuti kegiatan porjusa.
Ini membuktikan bahwa kalian semua benar-benar anak hebat yang insyallah akan menjadi harapan bagi orang tua
kita. Teruslah berjuang untuk hal-hal
kebaikan, kebersamaan dan saling tolong
menolong dengan sesama teman.
Dan yang terpenting untuk kalian pahami bahwa seorang
anggota pramuka memiliki kebiasaan yang baik terutama dalam berprilaku kepada
yang lebih tua, kepada sesama teman, sehingga hidupmu akan dihargai oleh
siapapun. Berprilakulah sopan dengan
memiliki adab yang terpuji, tidak saling mengejek, tidak saling menghina tidak
saling merendahkan orang lain dengan bahasa yang kasar bahasa yang bisa menyakiti orang lain. Semuanya tentunya harus menjadi bagian baik
untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Belum sempurna sesorang yang memiliki ilmu tinggi tapi adab prilaku jauh
dari harapan banyak orang. Tidak ada jaminan
bagi seseorang, karena ilmunya sudah banyak prilakunya ikut baik. Namun yang lebih penting bagi kita semua,
sekecilkan apapun ilmu yang kita miliki, maka adab dan prilaku harus menjadi
prioritas utama dalam bersosialisasi
dengan sesama. Orang lain akan menghargai
kita, jika kita berprilaku baik, selalu berkata sopan, taat terhadap guru dan
orang tua. Itulah sebenarnya yang
menjadi tujuan dan harapan dari penyelenggaran kegiatan porjusa.
Diakhir sambutannya kak mabigus secara resmi membuka
kegiatan porjusa yang akan berlangsung selama 2 hari. Kemudian kegiatan dilanjutkan dengan
penyampaikan praktek kepramukaan di alam terbuka yang dibimbing oleh
kakak-kakak Pembina gugus depan SDN 1 Mekarjadi dan acaranya berakhir sampai
pukul 16.00 WIB dilanjutkan dengan sholat ashar berjamaah di masjid terdekat.
Setelah seluruh anggota pramuka penggalang selesai menunaikan shalat Ashar maka
kegiatan dilanjutkan dengan persiapan kreasi seni tiap regu yang akan
ditampilkan pada acara unggun api.
Kegiatan persiapan kreasi seni telah berakhir pukul 18.00 dan
dilanjutkan dengan sholat berjamaah dengan masyarakat sekitar lingkungan
sekolah. Sambil menunggu acara unggun
api berlangsung, sebelum shalat isya, maka acara diisi dengan membaca surat
yasin secara bersama-sama.
Tiba saatnya kita-kira pukul 19.30, acara dilanjutkan dengan
upacara unggun api sebagai puncak dari kegiatan porjusa. Para Pembina dan adik-adik anggota penggalang
mulai mempersiapkan kegiatan porjusa yang akan berlangsung. Kegiatan diawali dengan upacara unggun api
yang dipimpin oleh kak mabigus. Kak
mabigus dalam amanatnya menyampaikan bahwa kita semua berkumpul disini, bukan
hanya sekedar berkumpul. Tetapi
berkumpulnya kita disini memiliki makna tersendiri. Didepan kita semua telah berkobar api unggun
yang begitu indah. Kobaran api ini
tentunya memiliki symbol atau arti bagi kita semua yaitu menimbulkan panas,
panas berasal dari pembakaran. Semoga
dengan suasana ini, dapat membakar semangat adik-adik pramuka untuk terus
belajar, mengembangkan segala potensinya sebagai bekal masa depannya
nanti. Selain itu, pada malam ini Allah
telah menguji kita dengan turunnya hujan rintik-rintik, tetapi kalian tetap
semangat untuk mengikuti acara kegiatan ini sampai tuntas. Ini menunjukkan betapa hebatnya seorang
anggota pramuka dengan motivasi yang tinggi telah menyelasaikan acara demi
acara. Tentunya ini berkat symbol atau
makna dari unggun api yang kita bakar sekarang.
Kakak sangat bangga, atas kesemangatan kalian dalam mengikuti kegiatan
ini. Inilah bukti nyata bagi seorang
anggota pramuka yang tangguh dan benar-benar diharapkan oleh kita semua.
Selain api unggun mengeluarkan panas sebagai symbol
semangat, maka api unggun pun memiliki symbol mengeluarkan cahaya yang bisa
menerangi suasana sekitarnya. Maka
prakteknya, seorang anggota pramuka harus memiliki nilai manfaat tidak hanya
bagi dirinya, tetapi bagi orang lain.
Seorang anggota pramuka mampu menolong orang lain yang kesusahan,
membantu orang yang membutuhkan, peduli terhadap orang lain. Semua itu tentunya harus tercermin dalam
kehidupan sehari-hari. Kakak yakin
adik-adik akan dengan mudah mengamalkan symbol manfaat ini sebagai bagian dari
prilaku yang sudah mendarah daging ditubuh adik-adik. Oleh karena itu, yu kita sama-sama momen
acara ini sebagai pembelajaran bagi kita semua, agar apa yang menjadi symbol
dari api unggun benar-benar menjadi bagian dalam kehidupan kita.
Acara dilanjutkan dengan penampilan kreasi seni tiap regu
sesuai dengan persiapan yang dilakukan sebelumnya. Adapun jenis kreasi seni yang ditampilakan
meliputi tari, penampilan dari group marsching band, vocal dan lain. Acara malam unggun api telah berakhir pada pukul 22.00 WIB. Dan seluruh anggota pramuka kembali ke
tenda-tenda masing untuk beristrahat, karena besok masih ada acara lain yakni
penjelajahan sebagai kegiatan terakhir dalam porjusa.
Penjelajahan merupakan kegiatan yang berinteraksi langsung
dengan alam sekitar. Sebagai kegiatan
penutupan kegiatan penjelajahan bertujuan untuk mengenal lebih dekat alam yang
ada di sekitar tempat tinggal adik-adik anggota pramuka. Adik-adik pramuka ditugaskan untuk melapor ke
setiap pos yang disiapkan oleh panitia. Dan
setiap pos, panitia telah menyiapkan kegiatan yang harus dilakukan oleh
adik-adik pramuka. Adapun kegiatan yang
dilaksanakan di setiap pos meliputi :
POS 1 :
Star Penjelajahan Kak Mabigus
:
Renny Noerlismayantty S.Pd
POS 2 DASA DARMA :
Kak Siti Ulfah Fauziah S.Pd
: Kak Kiki Sri Rejeki, S.Pd.SD
POS
3 KETAPEL :
Kak Adam Heru, S.Pd
:
Kak Ine Sinta Nia, S.Pd
POS
4 BLANGKAR :
Kak Budy Santoso S.Pd
:
Kak Tantri Tresnawati S.Pd
POS
5 HALANG RINTANG : Kak
Dani Ramdani S.Pd
:
Kak Ade Palihah S.Pd
: Kak Siti Komariah
Kegiatan
porjusa ditutup dengan upacara penutupan yang dilaksanakan pada pukul 11.00
WIB. Mudah-mudah kegiatan ini
benar-benar membawa dampak bagi anak dalam membentuk kebiasaan yang baik, yang
bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Amiin.@yud2026
