TARHIB
RAMADHAN DI SD NEGERI 1 MEKARJADI
News, Mekdi2026
Ramadhan adalah bulan suci bagi umat islam. Di bulan ini semua bisa merasakan, adanya kegembiraan tersendiri, ketika bulan Ramadhan ini akan hadir di tengah-tengah perjalanan hidup kita, bulan ini pasti kedatangannya sangat ditunggu-tunggu oleh kita semua. Banyak kegiatan yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang ada di sekitar kita, semua biasanya difocuskan dalam rangka menyambut kedatangan bulan yang penuh dengan berkah ini. Ada yang pergi berziarah ke makam keluarga atau para wali, ada yang berkunjung ke sanak keluarga, ada yang kumpul-kumpul dengan teman kemudian makan bersama, dan banyak lagi kegiatan lainnya yang mengarah pada penyambutan bulan Ramadhan ini.
Semua kegiatan tersebut, tidak dilarang dan bisa dibilang sah-sah saja dilakukan oleh orang-orang, selama kegiatan itu memiliki nilai manfaat dan tidak merugikan terhadap siapapun. Dan yang terpenting kegiatan tersebut benar-benar memberikan pengaruh baik, yakni timbul semangat pada kita, untuk bisa melakukan seluruh amalan dalam bulan Ramadhan yakni shaum yang sempurna. Bukan sebaliknya kegiatan yang dilakukan sebelum Ramadhan akan berdampak kurang baik terhadap pelaksanaan Ramadhan yang akan kita laksanakan. Jangan sampai kegiatan sebelumnya menjadikan diri kita menjadi malas untuk melaksanakan berbagai aktivitas selama bulan Ramadhan, sehingga pahala yang kita peroleh di bulan Ramadhan ini tidak ada. Jika hal ini terjadi maka makna bulan Ramadhan menjadi tak berarti dan pergi begitu saja tanpa amalan yang diharapkan oleh Allah.
Terlepas
dari semua kegiatan yang biasa dilakukan dalam menyambut bulan Ramadhan, SD
Negeri 1 Mekarjadi juga memiliki kebiasaan yang sama dengan orang-orang dalam
hal menyambut bulan penuh keagungan ini.
Sejak Ramadhan tahun 2022, telah digagas tradisi silaturahmi bersama (mungahan) yang dianggap memang
perlu untuk dilaksanakan dalam rangka menyambut datangnya bulan Ramadhan. Adapun tujuan di adakan silaturahmi ini
adalah mendekatkan peran sekolah dengan orang tua siswa dalam melaksanakan kegiatan
siswa selama bulan suci Ramadhan.
Berdasarkan hasil musyawarah
bersama dengan orang tua siswa, maka kegiatan silaturahmi menyambut bulan suci Ramadhan
pada tahun ini dilaksanakan pada hari Sabtu tanggal 14 Pebruari 2026, dimulai
pukul 08.00 WIB. Acaranya berisi tausyiah, ramah tamah musyapahah, dan terakhir
makan bersama dengan orang tua siswa.
Acara kegiatan tarhib atau
silaturhami ini dihadiri oleh seluruh orang tua siswa, pengasuh pondok
pesantren, guru-guru, dan siswa-siswi. Dalam
sambutannya fihak sekolah, menyatakan rasa terima kasih atas kedatangannya pada
acara tarhib atau munggahan, serta dukungan terhadap kegiatan yang berlangsung,
dalam rangka silaturahmi orang tua siswa dengan fihak sekolah. Ini sangat penting dilakukan, agar kita
senantiasai dapat mengenal lebih dekat akan peran dari sekolah dengan bapak ibu
selaku orang tua siswa, terutama dalam rangka menginformasikan berbagai
kegiatan siswa pada bulan Ramadhan.
Kegiatan ini sudah menjadi sebuah kebiasaan baik, menjelang bulan suci Ramadhan,
agar anak-anak kita, tahu makna
silaturhami sendiri yang diwujudkan dengan adanya kebersamaan dalam berbagai
kegiatan yang ada di sekolah. Selain itu
juga dimomen silalaturahmi ini, dapat dijadikan sebuah ungkapan rasa syukur atas
nikmat yang Allah berikan kepada kita semua, selain itu juga silaturahmi ini
dapat dijadikan untuk bersih-bersih hati, agar pelaksanaan Ramadhan yang akan
kita laksanakan nanti, benar-benar diawali dengan hati bersih dan memiliki
kekuatan kekuatan secara fisik dalam hal menjalaninya.
Kami juga, segenap keluarga
besar SD Negeri 1 Mekarjadi memohon maaf atas segala kekurangan dan kehilafan
selama kami membimbing, mengarahkan dan membina anak-anak ibu bapa semua. Karena kami yakin, kami sebagai manusia biasa
yang memiliki banyak kekurangan tentunya belum sempurna untuk bisa melakukan
apa yang menjadi harapan ibu bapak terbaik.
Kemudian fihak sekolah juga menyampaikan
rencana kegiatan selama bulan Ramadhan meliputi kegiatan pesantren yang semula
akan dilaksanakan di pesantren terdekat, namun berdasarkan arahan dari
kecamatan maka kegiatan pesantren Ramadhan akan dilaksankan di sekolah.
Untuk itu kami menghimbau kepada orang tua siswa agar tetap selalu
mengingatkan anaknya untuk berangkat ke sekolah pada pagi hari. Adapun jadwal yang ditetapkan selama bulan Ramadhan
meliputi tanggal 18 – 21 Pebruari 2026 kegiatan pembelajaran dilaksanakan
secara mandiri di lingkungan keluarga, tempat ibadah, dan masyarakat sesuai
penugasan dari satuan pendidikan, teknisnya bapak ibu guru akan melakukan
pembelajaran secara daring melalui tugas yang diberikan lewat WA group, tanggal
23 Februari 2026 sd. Tanggal 13 Maret 2026, kegiatan pembelajaran dilaksanakan
di satuan pendidikan berupa pesantren Ramadhan, tanggal 14 sd. 28 Maret 2026,
libur bersama Idul Fitri 1447 H. Masuk
lagi ke sekolah tanggal 30 Maret 2026 Diakhir
sambutannya, mari kita semua sambut
bulan suci yang penuh agung ini dengan hati yang gembira, hati yang lapang, hati yang ikhlas, hati yang penuh
kebahagian untuk meraih ridlonya Allah SWT.
Sambutan dilanjutkan dari
perwakilan fihak pesantren yang intinya ucapan terima kasih atas kepercayaan
yang sudah diberikan kepada fihak pesantren yang sudah bisa menjalin kerjasama dengan
fihak sekolah, khususnya dalam kegiatan pesantren Ramadhan. Dan semua kepercayaan itu akan kami
laksanakan sesuai dengan juknis yang telah disepakati bersama dengan fihak FKDT
Kecamatan Sadananya. Di akhir
sambutannya fihak perwakilan pesantren menyampaikan doa, agar kita semua
memiliki persiapan dalam menjalani shaum ramadhan dan tetap kuat untuk
melakukan aktivitas walaupun perut dalam keadaan kosong.
Acara selanjutnya adalah
tausyiah yang dibawakan oleh pengurus pondok pesantren Al Istiqomah dalam uraianya,
pentingnya kita menghadapi bulan Ramadhan dengan persiapan yang matang, agar
shaum yang kita laksanakan benar-benar memiliki nilai ibadah yang diharapkan
oleh Allah SWT. Ada 3 persiapan yang
harus kita siapkan dalam menjalani shaum Ramadhan ini, yaitu kita kuat secara
lahiriah, artinya shaum yang akan kita laksanakan butuh tubuh atau fisik yang
kuat. Sehingga sebelum tibanya shaum
mari kita siapkan tubuh yang sehat, tubuh yang benar-benar kuat untuk bisa menahan
rasa lapar dahaga dan hal lain yang bisa membatalkan shaum kita. Banyak diantara kita yang tak bisa
malaksanakan shaum dengan alasan sakit, karena sebelumnya tidak disiapkan
fisiknya, sehingga pada waktunya tiba, kita tidak bisa melaksanakan shaum
dengan sempurna. Sangat disayangkan,
jika momen shaum ini tidak dimanfaatkan oleh kita semua, sebagai salah satu
ibadah yang diperintahkan oleh Allah SWT yang hanya berlaku satu tahun sekali. Rugi bagi kita semua, jika kita tidak
melaksanakan shaum pada tahun ini dan membiarkan waktu shaum Ramadhan tahun ini
hilang dari kehidupan kita. Untuk itu
mari kita siapkan fisik kita, agar shaum kita benar-benar dapat diterima Allah
dengan pahala yang berlipat.
Persiapan ke dua adalah mari
kita siapkan secara ilmiah, artinya kita sebagai seorang muslim dalam menjalani
ibadah shaum harus memiliki ilmu yang cukup yakni amalan-amalan apa saja yang
bisa dikerjakan ketika menjalankan ibadah shaum yang memimilki ibadah dan
berpahala bagi kelangsungan hidup kita.
Setiap orang tentunya harus bisa belajar ilmu agama lebih mendalam lagi,
agar kegiatan yang dilakukan pada saat shaum benar-benar memiliki pahala. Ada banyak cara yang dilakukan oleh kita
dalam hal mencari ilmu misalnya pergi ke majlis taalim, membaca buku keagamaan,
mendengarkan tausiyah dari media social, bertanya tentang ilmu agama ke
ajengan, menyaksikan ceramah di televisi dan lain-lain. Jika kebiasaan tholab ilmu itu sudah
dilakukan oleh kita, maka shaum kita dipastikan akan memiliki nilai dihadapan
Allah SWT, karena shaum yang kita lakukan benar-benar sesuai dengan aturan yang
sudah ditentukan oleh Al Quran dan Al Hadist.
Persiapan ke tiga adalah
menjadikan shaum kita sebagai amalan ibadah yang berlipat-lipat dengan
pahala. Kebaikan yang bernilai agama,
jika masuk pada bulan Ramadhan akan menjadi sebuah amalan yang benar-benar
bernilai disisi Allah, oleh karena berlomba-lomba lah untuk mencari kebaikan
dibulan ini, karena bulan ini menjadikan segala amal perbuatan yang kita
lakukan akan dibagi ke dalam 3 fase, yakni fase rahmat dimana apa yang kita
lakukan pada bulan Ramadhan akan menjadi rahmat bagi kita semua, seberat apapun
godaan, tantangan yang kita hadapi dalam melaksanakan shaum, maka semua akan
menjadi rahmat, karena kita sudah berhasil melewatinya dengan baik. Fase kedua adalah hari yang penuh ampunan
atau maghfirah yakni kita sebagai manusia memiliki banyak dosa pada masa
sebelumnya dan masa yang sedang dialami, maka kesempatan baik ini adalah momen
yang tepat untuk memohon ampunan terhadap kekurangan, kehilapan baik sengaja
ataupun tidak disengaja yang berakibat pada timbulnya dosa. Allah SWT berjanji pada bulan Ramadhan akan
mengampuni segala dosa yang diperbuat oleh kita semua. Untuk itu marilah kita berlomba-lomba untuk
meminta ampunan, agar hidup itu menjadi lebih berkah. Fase terakhir dibukakannya pintu surga bagi
mereka yang menjalankan ibadah shaum dengan ikhlas dan istiqomah. Allah SWT telah memberikan reward bagi mereka
yang menjalankan ibadah shaum dengan sempurna.
Maka bersegeralah kita semua untuk mencapai surganya Allah dengan
melaksanakan berbagai amalan yang disenangi oleh Allah SWT.
Diakhir ceramahnya, mengajak
kepada hadirin semua, mari dibulan Ramadhan ini kita isi hari-hari yang berkah
ini dengan penuh amalan yang baik, agar
ibadah kita selama bulan Ramadhan tidak hilang sia-sia, karena perbuatan yang
kita kerjakan diluar ketentuan Allah SWT tetapkan.
Selesai acara inti, maka
acara tarhib dilanjutkan dengan ramah tamah atau mushapahah antara siswa, orang
tua, guru dan pengasuh pondok pesantren.
Dan acara terakhir adalah makan bersama dengan hidangan yang bermacam-macam tiap
kelasnya.@yud2026
